Popular post

Ciri-Ciri Pria Tak Serius Menjalin Hubungan Cinta

ok langsung aja ya>>:)

Menjalin hubungan yang lama tanpa sebuah ikrar komitmen menandakan hubungan masih menggantung. Pria kerap melakukan hal ini pada banyak wanita sehingga membuat mereka merasa bingung. Ketika Anda mengalami hal ini, sebaiknya bersikapkah tegas dalam menghadapinya. Tak kunjung mengikrarkan komitmen hubungan menandakan dia tak serius menjalani hubungan. Berikut ini penanda selengkapnya :

1. Dia tidak memerkenalkan Anda kepada teman-temannya
Anda mengetahui sahabat sekolahnya, teman ngegym hingga teman kerja pasangan. Permasalahannya, semua Anda ketahui dari Facebook semata dan bukan dikenalkan secara langsung. Ketika Anda tidak diperkenalkan langsung, artinya dia tidak menganggap serius kedekatan Anda berdua. Karenanya, saatnya untuk mengambil tindakan tegas.

2. Dia mengalami kesulitan untuk membuat keputusan
“Dalam bentuknya yang paling ekstrem, fobia komitmen sangat menggangu seseorang. Orang dapat berkeringat dingin dan gugup untuk kemudian meninggalkan ruangan. Parahnya, orang tersebut hampir tidak mampu mengambil keputusan bukan hanya dalam kehidupan pribadi mereka, tetapi juga semua aspek baik itu mengenai tawaran pekerjaan hingga urusan pribadi.

3. Dia punya sejarah masa lalu yang tragis
Apakah dia memiliki serangkaian cerita tentang kekasih yang buruk? Ataukah ibunya tidak memerlakukan dirinya dengan benar? Seorang pria yang memiliki masalah komitmen yang kurang baik bisa memengaruhi hubungan personalnya

Menghadapi situasi ini, Anda tidak harus menahan diri dengan tidak meminta komitmen ketika Anda merasa tidak layak dengannya. Tetapi jika Anda berpikir ini bisa menjadi alasan untuk fobia komitmen, maka Anda dapat menangani masalah tersebut dengan penuh kesabaran. Pria seperti ini perlu memilah masa lalunya terlebih dahulu. Permasalahannya apakah Anda bersedia menunggunya atau tidak?

4. Dia tidak merasa nyaman dengan Anda
Ketika menjalani hubungan dengan Anda, dia lebih memilih untuk menjaga hal-hal yang berkaitan dengan dirinya ketimbang kebutuhan Anda. Padahal dalam sebuah hubungan, semua kebutuhan pasangan adalah kepentingan bersama.


Related Post:

0 komentar:

Posting Komentar